Merah Saga
Saat langit berwarna merah saga
Dan kerikil perkasa berlarian
Meluncur laksana puluhan peluru
Terbang bersama teriakan takbir
Semua menjadi saksi
Atas langkah keberanianmu
Kita juga menjadi saksi
Atas keteguhanmu
Ketika yahudi – yahudi membantaimu
Merah berkesimbah di tanah airmu
Mewangi harum genangan darahmu
Membebaskan bumi jihad Palestina
Perjuangan yang telah kau bayar dengan jiwa
Syahid dalam cintaNya


Muharram yang kelam
Mengenang saudaraku
yang syahid
Ketahuilah kawan, sungguh aku sangat iri dengan mereka
Begitu leluasanya mereka
Terbang kesana kemari, seperti burung
Singgah di berbagai penjuru surga
Sedangkan kita………………..
Tak tahu kapan akan keluar dari “Mesin Laundry”
Karena kotoran yang begitu berkarat
Maafkan aku teman
Hanya doa yang bisa diberikan
Ku tahu lautan tangisku tak akan berarti dibanding tetesan darahmu
Ampuni aku Tuhan




Aku jadi iri pada rasa iri itu. Bisakah aku merasakan rasa iri seperti rasa iri itu?